Tampilkan postingan dengan label sports. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sports. Tampilkan semua postingan

Senin, 07 Januari 2013

12 Wasit Piala Eropa 2012

Uni Federasi Sepak Bola Eropa (UEFA) telah menunjuk 12 wasit yang akan memimpin 31 pertandingan Piala Eropa 2012 di Ukraina dan Polandia, 8 Juni sampai 1 Juli nanti. Sebanyak 12 wasit itu ditentukan dalam pertemuan UEFA di Nyon, Swiss, Sabtu (7/1/2012).

Pada 30 Januari sampai 2 Februari, para wasit itu akan diikutkan dalam kursus musim dingin. Mereka akan menerima instruksi teknis dan latihan fisik yang akan dilakukan sampai Piala Eropa berlangsung.

Pada 30 April sampai 3 Mei, para wasit terpilih itu akan mengikuti lokakarya di Warsawa, Polandia. Mereka juga tetap akan menjalani tes kesehatan, sehingga benar-benar fit pada saat bertugas.


Berikut 12 Wasit Piala Eropa :


Cuneyt Cakir (Turki)

Jonas Eriksson (Swedia)
Spoiler for Foto



Viktor Kassai (Hungaria)
Spoiler for Foto



Bjorn Kuipers (Belanda)
Spoiler for Foto



Stéphane Lannoy (Perancis)
Spoiler for Foto



Pedro Proença (Portugal)
Spoiler for Foto



Nicola Rizzoli (Italia)
Spoiler for Foto



Damir Skomina (Slovenia)
Spoiler for Foto



Wolfgang Stark (Jerman)
Spoiler for Foto



Craig Thomson (Skotlandia)
Spoiler for Foto



Carlos Velasco Carballo (Spanyol)
Spoiler for Foto



Howard Webb (Inggris)
Spoiler for Foto



  
Posted on 20.14 | Categories:

Ini Dia Maskot Piala Eropa 2012 Polandia-Ukraina




Jangan heran jika Piala Eropa 2012 nanti akan ada dua sosok mahluk imajinatif. Mereka adalah Slavek dan Slavko. Kedua sosok itulah maskot Piala Eropa 2012 yang digelar di dua negara, Polandia dan Ukraina.

Setiap pageralan Piala Eropa memang diidentikkan dengan maskot. Untuk pagelaran Piala Eropa 2012, Uni Federasi Sepak Bola Eropa (UEFA) bersama pihak panitia penyelenggara menentukan Slavek dan Slavko sebagai maskot.

Slavek dan Slavko diputuskan sebagai maskot dari Piala Eropa 2012 Polandia-Ukraina setelah menjadi pemenang dalam voting yang dilakukan oleh UEFA dari tanggal 16 November hingga 3 Desember 2011 tersebut. Sebelumnya, UEFA menyiapkan tiga nama, yaitu Slavek-Slavko, Siemko-Strimko, dan Klemek-Ladko. Nama-nama ini terinpirasi dari nama keluarga yang menonjol di Polandia-Ukraina. Slavek-Slavko berhak mewakili Piala Eropa 2012 karena dipilih 56 persen dari 39.233 yang mengikuti voting. Sedangkan Siemko-Strimko hanya meraih 29% suara, dan Klemek-Ladko 15% suara.

Slavek merupakan maskot yang mewakili Polandia. Hal ini terlihat dari kostum yang ia pakai yaitu seragam timnas Polandia (putih-merah). Sementara Slavko merupakan maskot yang mewakili Ukraina dengan seragam timnas Ukraina (kuning-biru). Tak hanya seragam, warna rambut mereka pun disesuaikan dengan warna dari bendera kedua negara.

"Saya pikir maskot ini akan mempromosikan tuan rumah dengan sangat positif. Mereka muda dan dinamis, sama seperti Ukraina dan Polandia," ujar Anggota Komite Eksekutif UEFA yang juga menjabat sebagai Presiden Delegasi Piala Eropa 2012 seperti dilansir situs resmi UEFA.

Presiden Federasi Sepak Bola Polandia (PZPN), Grzegorz Lato, dan Presiden Federasi Sepak bola Ukraina (FFU), Grigoriy Surkis, menyambut gembira kehadiran kedua maskot ini. Menurut Surkis, Slavek dan Slavko sangat mencerminkan komitmen dari kedua negara dan federasi sepak bolanya untuk menyukseskan Piala Eropa 2012.

"Kami berbagi ide yang sama dan kami berharap bisa mempersembahkan kegembiraan dalam turnamen ini," kata Sarkis.

Lato menambahkan, "Saya menyukai rambut mereka. Pada 40 tahun lalu saya memiliki rambut seperti itu. Ini hari yang spesial dan promosi yang besar untuk turnamen ini."

Lantas, siapa yang mendesain kedua maskot ini? tak lain adalah Warner Bros. Perusahaan asal Amerika Serikat ini sudah menjadi desainer untuk maskot Piala Eropa empat kali berturut-turut (termasuk Slavek dan Slavko).

Slavek dan Slavko akhirnya resmi menggantikan peran dari Trix dan Flix, maskot kembar yang mewakili Piala Eropa 2008 Austria-Swiss.
Posted on 01.08 | Categories:

Minggu, 06 Januari 2013

Tips Sukses Fitness di tahun 2012

Berikut ini adalah 3 resolusi tahun baru yang paling populer:
1. Menurunkan Berat Badan
2. Berhenti Merokok
3. Memiliki Penghasilan Lebih Banyak

Namun sayangnya, menurut catatan statistik 97% orang yang membuat resolusi ini mengalami kegagalan (berarti hanya 3% yang berhasil!) dalam tahun yang sama. Berikut ini adalah cara SMARTER untuk meningkatkan probabilitas kita dalam meraih kesuksesan.

S - pecific
Pastikan resolusi kita memiliki detail yang baik. Dari berbagai parameter berat badan bisa dilibatkan, seperti: angka pada timbangan, % kadar lemak, lingkar pinggang, lingkar paha, angka hasil cek darah.

M - easurable
Pastikan resolusi kita terukur. Dengan parameter yang lebih banyak, masing-masing dari parameter tersebut harus bisa diukur, dengan alat ukur yang konsisten, dan memiliki satuan ukur yang tepat, misalnya: kilogram, persen, centimeter, mg/dl (cek darah)

A - mbitious and achievable
Pastikan resolusi yang dibuat adalah resolusi yang menantang dan menggairahkan kita untuk mengalami perubahan yang signifikan, cukup signifikan untuk kita sebut sebagai sebuah kemajuan dan keberhasilan.

R - ealistic
Pastikan resolusi yang dibuat adalah resolusi yang realistis, yang pencapaian hasil dan waktunya secara logika dan ilmiah masuk akal. Sesuaikan dengan kemampuan diri sendiri, berdasarkan kondisi kesehatan, usia, lamanya berhenti olahraga, hingga sejarah medis yang mungkin membatasi.

T - ime limit
Berikan waktu untuk pencapaian, karena tanpa deadline maka resolusi itu akan senantiasa mengalami penundaan. Waktu menciptakan \'sense of urgency\' bagi kita untuk take action.

E - cological and ethical
Pastikan resolusi dan proses pencapaian resolusi tersebut tidak merugikan, atau bahkan menguntungkan orang lain dan lingkungan.

R - eviewed
Pastikan resolusi tersebut dievaluasi secara berkala, untuk bisa dipelajari apa kekurangan yang bisa diperbaiki, dan bagaimana meningkatkan hal-hal yang sudah baik. Bahkan pada tahap ini juga, siapa tau kita telah membuat goal / resolusi baru!

Teriring harapan, tips dalam artikel kali ini meningkatkan % keberhasilan mewujudkan resolusi ini meningkat drastis. Mohon maaf apabila ada hal yang kurang berkenan selama ini. Mari kita songsong 2012 yang lebih SUKSES, BAHAGIA, SEHAT, dan PENUH ACTION!

Sabtu, 05 Januari 2013

Ferrari Yakin Raih Sukses di F1 2012



Pergantian Aldo Costa dengan Pat Fry sebagai direktur teknik sempat menyulitkan Ferrari.

Ferrari yakin pergantian manajemen dan staff musim lalu akan terbayar di F1 2012. Tim prinsipal 
Ferrari, Stefano Domenicali, menegaskan Ferrari sudah semakin beradaptasi dan yakin meraih sukses musim ini.

Ferrari hanya berada di peringkat tiga klasemen konstruktor di F1 2011. Pembalap andalan tim asal Italia tersebut, Fernando Alonso, juga hanya mampu meraih satu kemenangan sepanjang musim di GP Inggris pada Juli 2011.

Sejak awal Ferrari memang diprediksi akan mengalami kesulitan musim lalu. Disain mobil Ferrari 150 Italia dianggap terlalu konservatif. Ferrari juga mengalami kesulitan dengan bahan ban Pirelli, yang baru secara resmi digunakan musim lalu.

Selain itu, pergantian Aldo Costa dengan Pat Fry sebagai direktur teknik juga membuat Ferrari kesulitan adaptasi. Namun, Domenicali menegaskan proses adaptasi sepanjang musim lalu sudah mulai terbayar. Domenicali yakin Ferrari akan lebih sukses di musim 2012.

"Kami berusaha melihat ke depan dan mengubah organisasi untuk memastikan ide-ide segar di bagian teknik. Kami lebih siap. Saya optimistis dengan hal ini," ujar Domenicali seperti yang dilansir Autosport, Senin 2 Januari 2012.

"Seperti biasa, kami sadar hasil pertama yang akan kami bandingkan dengan kompetitor kami adalah hasil di kualifikasi balapan seri pertama. Tapi, kami bekerja ke arah yang benar," pungkas Domenicali.
Posted on 04.14 | Categories:

MotoGP 2012, Petronas Tinggalkan Yamaha



Setelah Fiat memutuskan kerjasama di akhir 2010, kini giliran Petronas.



Kabar tak sedap datang dari tim MotoGP Yamaha. Mulai Grand Prix MotoGP 2012, tim yang diperkuat duet Jorge Lorenzo dan Ben Spies itu dipastikan tanpa dukungan Petronas.
Perusahaan minyak dan gas asal Malaysia tersebut mulai menjalin kerjasama dengan Yamaha pada 2009, saat Fiat masih melekat sebagai sponsor utama. Kesuksesan diraih pada musim 2009 dan 2010, dengan menyabet tiga mahkota juara atas nama pembalap, konstruktor dan tim.
Sayangnya, prestasi tim dan duo pembalap Yamaha beranjak menurun di musim 2011. Spies hanya mampu menempati peringkat lima klasemen akhir pembalap, sedangkan Lorenzo gagal mempertahankan gelar juara yang direbut pembalap anyar Repsol Honda, Casey Stoner.
Setelah Fiat memutuskan kerjasama di akhir 2010, kini giliran Petronas yang meninggalkan Yamaha. Kabar tersebut diungkapkan Direktur Manajemen Yamaha Motor Racing, Lin Jarvis.
“Hubungan antara Yamaha dan Petronas berjalan sangat sukses. Kami bersama-sama menikmati prestasi gemilang di kelas MotoGP,” ujar Jarvis seperti dikutip dari Crash, Sabtu 31 Desember 2011.
“Saat ini, kemitraan kami sudah mencapai kesimpulan alami. Saya ingin berterima kasih kepada teman-teman kami di Petronas atas dukungan selama mereka bersama kami. Semoga mereka semakin sukses di masa mendatang,” tutur Jarvis.
Sejak tanpa Fiat sebagai sponsor utama, Petronas menjadi brand non-Yamaha terbesar yang mendukung pabrikan asal Jepang tersebut sepanjang 2011. Hingga kini, belum ada kandidat brand terbaru yang akan terpampang di motor tunggangan Lorenzo dan Spies.

Bulls Ibarat Mesin Diesel saat Jumpa Hawks


"Hasil pertandingan ini memperlihatkan siapa kami sesungguhnya," kata Derrick Rose .


 Chicago Bulls menunjukkan kalau mereka seperti mesin diesel yang kian panas justru kian kuat. Bertanding menjamu Atlanta Hawks, Selasa, 3 Januari 2012, Bulls bisa menang tipis 76-74 setelah hampir selalu tertinggal di sepanjang pertandingan.

Di tiga kuarter pertama, Bulls hanya mencetak 42 poin. Sedangkan Hawks mampu mengumpulkan 56 poin hingga kuarter ketiga berakhir.

Tapi beruntunglah Bulls karena memiliki Derrick Rose. Dari total 30 poin yang ia cetak di pertandingan yang digelar di United Center, 17 di antaranya tercipta pada kuarter keempat.

"Hasil pertandingan ini memperlihatkan siapa kami sesungguhnya," kata Rose seperti dikutip situs resmi NBA.

Larry Drew, Pelatih Hawks, merasa timnya memberi kelonggaran terlalu banyak bagi tuan rumah. "Kami memberikan mereka harapan. Itu tak boleh terjadi di kompetisi ini," kata Drew.

Di Central Division, Bulls masih berada di posisi teratas dengan lima kemenangan dari enam pertandingan. Sedangkan Hawks ada di peringkat kedua Southeast Division.

Hasil pertandingan lain:

Charlotte Bobcats 101
Cleveland Cavaliers 115

Sacramento Kings 96
Memphis Grizzlies 113

Portland Trail Blazers 103

Oklahoma City Thunder 93

Milwaukee Bucks 73
Utah Jazz 85

Houston Rockets 99
LA Lakers 108
Posted on 04.11 | Categories: